Ekosistem Haji dan Umrah Perlu Dikuatkan, Menhaj Tekankan Pelayanan Terbaik

Pemerintah terus mendorong transformasi penyelenggaraan haji dan umrah melalui penguatan ekosistem yang berkeadaban, transparan, dan berkeadilan. Upaya tersebut diarahkan untuk membangun tata kelola industri haji dan umrah yang sehat sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa semua pihak harus bergerak dalam satu visi untuk menghadirkan layanan haji dan umrah yang aman, nyaman, tertib, sesuai syariat, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan martabat jamaah.

“Seluruh ekosistem harus tumbuh dalam satu arah, yaitu pelayanan jemaah yang aman, nyaman, tertib sesuai syariat, transparan, akuntabel, dan bermartabat,” ujar Menteri Haji dan Umrah yang akrab disapa Gus Irfan di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Menurut Gus Irfan, Kemenhaj terus mengimplementasikan amanat konstitusi untuk mewujudkan keadilan sosial serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Oleh karena itu, seluruh elemen dalam industri haji dan umrah diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa mengabaikan prinsip pelayanan dan perlindungan kepada jamaah.

Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan tata kelola industri yang profesional. Kepatuhan terhadap regulasi, baik oleh penyelenggara pemerintah maupun swasta, menjadi fondasi penting agar penyelenggaraan haji dan umrah berjalan secara berkeadaban serta memberikan kepastian bagi seluruh pihak.

Gus Irfan juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. Semua inovasi dan capaian layanan yang telah berjalan baik harus dipertahankan, sementara berbagai aspek yang masih memerlukan penyempurnaan akan menjadi fokus perbaikan pada musim haji berikutnya.

“Menjaga dan mempertahankan pengalaman baik yang telah terbukti berhasil untuk terus diterapkan, serta mengambil pengalaman baru yang lebih baik guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji,” tegasnya.

Transformasi tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun ekosistem haji dan umrah Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing di tingkat global.

“Kita ingin ekosistem haji dan umrah Indonesia tumbuh bersama, melayani lebih baik, memuliakan jemaah, dan mengangkat martabat Indonesia di tingkat global,” pungkas Gus Irfan. (Ym)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*