Sebanyak 179.463 jemaah haji Indonesia sudah tiba di Arab Saudi, termasuk para jemaah haji khusus yang berjumlah 12.108 jamaah. Semua jemaah haji Indonesia bersiap untuk menjalankan puncak haji.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maria Assegaff menjelaskan bahwa hingga Senin (18/5/2026), sebanyak 179.463 jemaah haji dan 1.851 petugas yang tergabung dalam 464 kelompok terbang (kloter) sudah berangkat ke Tanah Suci.
Sebanyak 175.682 jemaah haji sudah tiba di Makkah, baik jemaah gelombang 1 yang bergeser dari Madinah maupun sebagian jemaah gelombang 2 yang mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah lalu langsung berangkat ke Makkah.
“Kedatangan jemaah haji gelombang kedua yang melalui King Abdul Aziz International Airport Jeddah juga telah tiba sebanyak 190 kloter dengan 72.904 jemaah dan 759 petugas,” ujar Maria dalam konferensi pers pada Senin (18/5/2026).
Maria juga menjelaskan terdapat 12.180 jemaah haji khusus yang tiba di Tanah Suci, baik yang terbang ke Madinah terlebih dahulu maupun langsung menuju Jeddah–Makkah.
“Kami juga memantau bagaimana ketibaan jemaah haji khusus,” ujar Maria.
Para jemaah haji yang tiba di Makkah sudah melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Kemenhaj mengimbau agar para jemaah haji menjaga kesehatan, fokuskan niat ibadah, dan persiapkan diri menuju puncak haji dengan sebaik-baiknya. Jemaah lansia dapat menjalankan ibadah wajib di tempat salat di dalam hotel, terutama pada siang hari, agar tidak kelelahan saat cuaca panas
Khusus bagi jemaah lansia, disabilitas, serta jemaah yang memiliki penyakit penyerta atau berisiko tinggi, Kemenhaj mengingatkan agar selalu berkoordinasi dengan ketua regu, ketua rombongan, baik itu petugas kesehatan maupun juga petugas sektor. (Ym)

Leave a Reply