95 % Haji adalah Ibadah Fisik, Wamenhaj Imbau Calon Jemaah Haji Siapkan Kondisi Prima

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan para calon jemaah haji agar mempersiapkan diri secara menyeluruh, terutama dari sisi fisik dan mental. Dikatakannya, kesiapan fisik menjadi faktor utama dalam pelaksanaan ibadah haji.

“Yang paling penting pertama tentu mempersiapkan kondisi fisik. Sekitar 95% ibadah haji adalah ibadah fisik. Bapak ibu harus memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima,” ujar Dahnil, Kamis (26/2/2026).

Ia menyarankan calon jemaah membiasakan diri berjalan kaki setiap hari sebagai latihan. Berdasarkan pengalamannya, dalam satu hari jemaah bisa menempuh puluhan hingga ratusan ribu langkah selama rangkaian ibadah, khususnya saat puncak haji.

“Kalau biasa jalan pagi, teruskan dan tingkatkan. Biasakan diri dengan aktivitas fisik agar tubuh siap,” katanya.

Selain fisik, Dahnil juga menekankan pentingnya kesiapan mental. Jemaah akan tinggal lebih dari sebulan di negeri yang berbeda dengan dinamika dan tantangan tersendiri.

“Secara mental harus siap jauh dari rumah, beradaptasi dengan lingkungan baru, dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang,” jelasnya.

Ia juga meminta jemaah tidak khawatir jika berangkat sendiri atau tanpa didampingi keluarga. Pemerintah telah menyiapkan petugas haji yang dilatih secara serius untuk mendampingi dan membantu jamaah selama di Tanah Suci.

“Petugas haji sudah kami latih dengan sungguh-sungguh. Kalau bapak-ibu khawatir tidak ada anak di sana, anggaplah para petugas itu seperti anak-anak sendiri yang akan membantu dan mendampingi,” ujarnya.

Dahnil menyampaikan harapannya kepada masyarakat agar memahami bahwa penyelenggaraan haji bukanlah tugas yang mudah. Ia meminta dukungan serta doa agar seluruh proses pelayanan dapat berjalan lancar.

“Kami sadar betul urusan haji ini tidak mudah. Kami memohon dukungan dan kepercayaan masyarakat agar penyelenggaraan haji bisa berjalan dengan baik, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah,” pungkasnya. (Ym)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*