Seluruh Calon Jemaah Haji Kota Malang Selesai Divaksin

Seluruh calon jemaah haji asal Kota Malang telah menerima layanan vaksinasi meningitis dan polio sebagai syarat keberangkatan ke Tanah Suci.

Hal ini ditegaskan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

“Jumlahnya seribu orang lebih dan sudah divaksin semua, baik polio maupun meningitis,” kata Kepala Dinkes Kota Malang, Jawa Timur Husnul Muarif, Senin (13/4/2026)

Dinkes menyampaikan pelaksanaan vaksinasi minimal dilaksanakan dalam kurun waktu dua pekan sebelum jadwal keberangkatan.

Selain vaksinasi, Husnul menyatakan jamaah calon haji asal Kota Malang telah mengikuti pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat satu atau puskesmas.

Apabila dari hasil pemeriksaan kesehatan di tingkat puskesmas menyatakan bahwa jamaah calon haji menderita penyakit kronis, seperti hipertensi dan diabetes melitus, maka dia langsung dirujuk untuk melakukan konsultasi kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang.

Hasil yang dikeluarkan oleh RSUD Kota Malang akan dikirimkan kembali ke Dinas Kesehatan dan puskesmas.

“Itu kan yang berangkat ada kategori istithaah dan istithaah dengan pendampingan. Sekitar 60 persen diantaranya masuk kategori istithaah dengan pendampingan dan 40 persen lainnya istithaah,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang Subhan mengatakan jamaah calon haji yang masuk kategori istithaah dengan pendampingan bisa dikarenakan banyak hal, seperti faktor kesehatan, kondisi fisik, dan usia.

Dia mencontohkan apabila ada jamaah calon haji yang memiliki penyakit bawaan, seperti hipertensi, diabetes melitus maupun kolesterol akan mendapatkan pendampingan obat.

“Kalau alat itu mungkin untuk yang penyandang disabilitas. Terus pendampingan orang, misalnya oleh anak, karena jamaahnya lansia dan itu ada kebijakan sendiri dari pemerintah. Jumlah jamaah (calon) haji tahun ini ada 1.201 orang,” kata dia. (Ym)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*