Pekan kedua Pendidikan dan Latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus mematangkan kesiapan fisik para calon petugas. Melalui kegiatan fun walk yang digelar di lingkungan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, ribuan peserta digembleng untuk meningkatkan daya tahan tubuh guna menghadapi tantangan berat selama operasional di Tanah Suci nanti.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, memimpin langsung kegiatan jalan kaki sejauh 7,5 kilometer tersebut bersama seluruh peserta diklat. Jarak tempuh ini meningkat signifikan dibandingkan pekan sebelumnya yang hanya menempuh 5 kilometer.
“Setelah mengikuti diklat, Saudara-saudara diharapkan tetap bisa melanjutkan kebiasan-kebiasaan yang sudah kita mulai di barak ini,” pesan Dahnil ke seluruh peserta PPIH 2026, Ahad (25/1/2026).
Menurut Dahnil, rencananya, intensitas latihan fisik ini akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai target 10 kilometer pada akhir masa diklat di minggu ketiga sebagai bentuk simulasi nyata terhadap medan di Arab Saudi.
Aktivitas ini bukan sekadar olahraga rutin, melainkan gambaran nyata dari tantangan fisik yang akan dihadapi petugas di lapangan.
“Mengingat hampir 90 persen prosesi ibadah haji merupakan aktivitas fisik, kesiapan raga menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar,” imbuhnya.
Stamina yang prima menjadi modal utama bagi petugas agar tetap sigap memberikan pelayanan di tengah cuaca ekstrem dan kepadatan jutaan jemaah dari seluruh dunia.
Dahnil Anzar mengungkapkan bahwa berdasarkan pengamatannya, rata-rata aktivitas jalan kaki di Tanah Suci bisa mencapai 30 ribu langkah per hari. Bahkan, dalam situasi tertentu jarak tempuh jalan kaki petugas bisa mencapai 25 kilometer dalam sehari.
Oleh karena itu, masa diklat selama 20 hari ini dirancang sebagai titik awal bagi petugas untuk membangun ketahanan fisik secara bertahap yang harus terus dijaga hingga masa keberangkatan tiga bulan ke depan.
Lebih lanjut, Wamenhaj mengingatkan agar para calon petugas PPIH 2026 tidak menghentikan pola latihan fisik ini meskipun masa diklat telah berakhir. Tanggung jawab besar telah menanti para petugas untuk mendampingi jemaah dengan kondisi fisik yang beragam, terutama kelompok lansia dan perempuan.
“Ketangguhan fisik petugas menjadi fondasi utama untuk memastikan jemaah mendapatkan pelayanan yang optimal, nyaman, dan bermartabat selama menjalankan rangkaian ibadah haji,” tutupnya. (Ym)

Leave a Reply