Menteri Sosial Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul menegaskan program Sekolah Rakyat gagasan Presiden Prabowo Subianto menyasar siswa dari kalangan keluarga miskin ekstrem.
Gus Ipul menekankan para peserta didik Sekolah Rakyat sekolah untuk jenjang SD hingga SMA bagi mereka yang masuk kategori desil 1 dan 2, yakni golongan masyarakat miskin dan miskin ekstrem.
“Tidak setiap orang daftar terus bisa diterima, tapi dipastikan dulu yang miskin ekstrem,” kata Gus Ipul dalam keterangan pers dikutip Ahad (4/5).
Seleksi siswa Sekolah Rakyat mengerahkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Mereka akan mendampingi lurah, camat dan petugas BPS setempat melakukan verifikasi langsung ke kediaman calon peserta didik.
Hasil tinjauan langsung ini akan diparaf langsung oleh bupati/wali kota masing-masing wilayah.
“Harus ndatengin sendiri sama pak wali, setengah-setengah miskin nggak boleh. Kadang-kadang kan mohon maaf di bawah itu ada KKN, ini saudaranya tetangga, ini saudaranya RT, ini saudaranya wali kota, tim suksesnya wali kota, tim suksesnya mensos, walah walah, ruwet pokoknya,” ucap Gus Ipul setengah berkelakar.
“Dan kalau bisa yang nggak ada di dapodik, jadi kita ambil yang paling bawah,” sambung dia. (Bg)

Leave a Reply