SURABAYA – Embarkasi Surabaya mulai menyambut penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur Dr. Mahmudi mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah menyambut tamu Allah tersebut.
“Pertama, insyaallah kita akan siapkan beberapa tentang PPIH atau Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Surabaya. Ini yang nanti kita akan masih rancang dengan kawan-kawan. Dan sekarang ini juga tentunya insyaallah sudah proses-proses paspor,” ungkapnya Senin (19/10) di Asrama Haji Surabaya.
Selain paspor, pihaknya juga akan segera mempersiapkan aspek kesehatan jamaah. Mahmudi menegaskan tidak ada toleransi bagi jamaah yang tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan.
“Kesehatan ini bagaimana jamaah haji kita mendapatkan surat istithaah. Jemaah haji sekarang harus betul-betul mempersiapkan kesehatannya. Karena dengan sehat ini akan keluar surat istithaah sehingga bisa berangkat,” ujarnya.
“Tidak ada toleransi bagi jemaah haji kita yang tidak istithaah. Sudah tidak istithaah tentunya tidak bisa berangkat. Pokoknya nggak boleh mengupayakan apapun, khususnya Dinas Kesehatan pun tidak akan mengeluarkan. Dan harapan kami juga tidak ada upaya-upaya untuk bagaimana istithaah bisa keluar,” lanjutnya.
Ia menambahkan, jika jamaah tidak istithaah diharapkan bisa menerima dengan kesadaran bahwa niat hajinya sudah dicatat dan pahalanya tetap didapat, serta keberangkatannya bisa dilimpahkan kepada ahli waris.
Untuk kuota, Mahmudi menyebut Jawa Timur mendapat 42.409 jamaah pada 2027.
“Kuota Jatim di tahun 2027 nanti ada 42.409. Jadi ini tetap kuota lama dan tentunya ini kita sudah persiapkan. Jemaah yang sudah kita verifikasi dan alhamdulillah sudah ketemu dengan angka itu dan sekarang sudah proses paspor dan insyaallah sebentar lagi tentang kesehatan,” jelasnya.
Terkait pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), pihaknya masih menunggu Keputusan Presiden dan Keputusan Menteri Haji dan Umrah.
“Pelunasannya insyaallah dalam waktu dekat karena kita juga menunggu Kepres dan Keputusan Menteri Haji dan Umrah. Insyaallah kemarin sudah disampaikan kepada Pak Menteri dalam waktu dekat, ya bulan-bulan depan lah,” pungkasnya. Bagus

Leave a Reply