Wamenaker Turun Tangan Sikapi Penahanan Ijazah Puluhan Karyawan di Surabaya

Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer memaparkan hasil inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan UD Sentoso Seal milik keluarga pebisnis Jan Hwa Diana, yang diduga melakukan penahanan ijazah puluhan pekerjanya.

Pria yang karib disapa Noel itu mendukung pimpinan Pemkot Surabaya dalam menyikapi dugaan ijazah eks karyawan ditahan pengusaha tersebut.

Usai melakukan sidak selama kurang lebih satu setengah jam bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Noel mengatakan dirinya menemukan banyak kejanggalan. Dia juga mengaku tak dihargai oleh pihak perusahaan

“Kita sebagai negara nggak dihargai. Saya pikir Pak Wali [Wakil Wali Kota Surabaya Armuji] aja yang tidak dihargai, ternyata saya juga tidak dihargai,” kata Noel, dalamketerangan pers Jumat (18/4).

Noel mengaku menemukan banyak keterangan yang janggal dan ditutup-tutupi perusahaan perihal penahanan ijazah. Padahal apa yang ia lakukan hanya berupaya menjaga iklim industri tetap harmonis.

“Banyak hal yang janggal. Ada hal yang ditutup-tutupi entah apa maksudnya, padahal ini masalah sepele. Karena kewajiban negara menjaga industrial ini tetap harmonis,” ucapnya.

Menurut Noel, penahan ijazah adalah tindakan yang tak dapat dibenarkan. Dan hal itu merupakan perbuatan pelanggaran hukum yang tak dapat ditolerir.

“Nah, ini pelajaran untuk industrial yang lain juga. Jangan pernah menahan yang namanya ijazah pekerja itu pelanggaran hukum yang nggak boleh ditoleransi, apalagi di pemerintahan Pak Prabowo ini. Enggak boleh ada hal-hal begitu. Ya namanya menyakiti hati rakyat itu enggak boleh,” ucapnya.(bg)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*