Surabaya jadi Tuan Rumah APEKSI, 98 Wali Kota Dijadwalkan Hadir

Kota Surabaya resmi terpilih sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Sebagai bagian dari rangkaian acara, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga meluncurkan Indonesia City Expo (ICE) ke-21 di Hotel Vasa, Kamis (20/3).

Mengusung tema “Dari APEKSI Untuk Negeri”, Munas yang digelar pada 6-10 Mei 2025 ini akan dihadiri 98 wali kota dari seluruh Indonesia. Para kepala daerah akan membahas isu-isu strategis, termasuk efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta inovasi pembangunan.

Sementara itu, ICE akan menjadi etalase kota anggota APEKSI yang menampilkan inovasi serta produk unggulan UMKM dari masing-masing kota anggota APEKSI.

Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa Munas kali ini akan menjadi momentum untuk berbagi inovasi dalam pengelolaan anggaran daerah. Ia mengajak seluruh peserta menampilkan terobosan dalam efisiensi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), terutama dengan pemanfaatan teknologi dan aplikasi.

“Kami akan meminta setiap kota untuk menampilkan kelebihannya terkait pemanfaatan perencanaan efisiensi APBD menggunakan aplikasi atau inovasi lainnya. Kelebihan itu akan digabungkan agar semua kota bisa menerapkan hal yang sama, sehingga ada penghematan APBD di masing-masing kota,” ujar Eri dalam peluncuran Munas APEKSI ke VII dan ICE hari ini.

Menurutnya, penyatuan ide dan gagasan dari setiap daerah untuk mewujudkan instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam hal efisiensi anggaran akan membantu setiap daerah tetap inovatif pada pelaksanaan programnya untuk masyarakat.

“Selama ini ketika perencanaan anggaran di Surabaya membuat sendiri dan daerah sendiri, lalu yang belum memiliki aplikasi akhirnya harus membuat. Ini yang ingin kami satukan,” ujarnya.

Dalam pertemuan Munas APEKSI, Eri menginginkan agar semua daerah memiliki nilai reformasi birokrasi yang sama. Untuk itu, kota-kota yang sudah memperoleh nilai AA, termasuk Surabaya, akan menjadi mentor bagi daerah lain supaya mendapatkan nilai yang sama.

“Sehingga semua kota anggota APEKSI bisa mendapatkan nilai AA dalam reformasi birokrasi. Ini yang akan kami jadikan satu kesatuan,” imbuhnya.

Selain itu, Eri juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam berbagai bidang dengan daerah lain terkait pemenuhan kebutuhan. Ia mencontohkan, kerja sama dengan Kota Balikpapan terkait pemenuhan kebutuhan daging.

“Dalam hal ini Kota Surabaya bisa bergerak bersama dengan Bangkalan dan Jombang untuk memenuhi kebutuhan tersebut (daging). Jadi APEKSI akan memberi dampak luar biasa bagi setiap kota,” jelasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*