Musim haji 2027, estimasi calon jemaah haji (CJH) Kota Malang mencapai 1.278 orang. Dari jumlah tersebut, 476 CJH sudah menjalani cek kesehatan sejak Juli 2026 di 16 puskesmas.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Malang Subhan mengatakan, pemeriksaan kesehatan CJH sudah dimulai sejak Juli 2026 di 16 puskesmas.
”Dari laporan sementara dinas kesehatan (dinkes), ada 476 calon jemaah haji (CJH) yang sudah melakukan pemeriksaan kesehatan,” katanya, Kamis (22/10/2026).
Sementara dari data Kemenhaj Kota Malang, ada sebanyak 1.278 CJH yang masuk estimasi keberangkatan tahun 2027.
Masih ada CJH lainnya yang belum menjalani pemeriksaan kesehatan. Subhan melanjutkan, selain dinkes, Kemenhaj Kota Malang juga berkoordinasi dengan kantor imigrasi.
Itu dilakukan untuk kepengurusan paspor. ”Ada 40 CJH yang kami jadwalkan melakukan pemotretan secara kolektif untuk paspor,” sambung dia.
Selanjutnya ada koordinasi dengan dinas kependudukan dan pencatatan sipil. Sebab, ada beberapa CJH yang mungkin membutuhkan penggantian nama.
Terutama jika ada perbedaan nama pada dokumen. Selain itu, Subhan menyampaikan, petugas pendamping ibadah haji juga mulai disiapkan.
”Karena persyaratan petugas Haji untuk tahun 2027 lebih ketat. Mereka harus menjalani serangkaian tes seperti tes kesehatan hingga tes kemampuan akademik,” beber dia.
Subhan memperkirakan, ada sekitar 12 petugas yang nanti mendampingi keberangkatan haji tahun 2027. Seluruh persiapan tersebut terus dirampungkan sembari menunggu keputusan presiden soal jadwal pemberangkatan dan daftar jemaah berhak lunas.
Selanjutnya baru ada pelunasan. Lalu proses manasik untuk jemaah haji se-Kota Malang. ”Untuk jadwal pemberangkatan belum tahu. Tapi kalau melihat pola tahun lalu, berangkatnya mungkin tetap gelombang satu hanya saja di tengah-tengah,” tandasnya. (Ym)

Leave a Reply