Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Timur, Mahmudi, menegaskan tidak akan segan mencabut izin travel Umrah yang nakal.
Hal itu dikatakan Mahmudi saat membuka Pameran Haji & Umrah Majalahnurani di Atrium Royal Plaza Surabaya, Rabu (21/10/2026).
Pameran Haji & Umrah Majalahnurani tersebut digelar lima hari, 21-25 Oktober 2026.
Menurut Mahmudi, di Jawa tImur kemarin ada 250 jemaah Umrah yang gagal berangkat. Ada yang bisa berangkat tapi enggak bisa pulang karena tidak ada tiket pulang.
“Kami tidak segan-segan mencabut izin travel Umrah yang gagal memberangkatkan jemaah. PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) harus betul-betul menjaga amanah, jangan nanti promonya akomodasi bintang lima, tapi disana malah bintang tujuh alias mumet,” ujarnya.
Mahmudi berharap jemaah umrah dilayani dengan baik oleh travel.
“Jadikan jemaah bukan hanya sebagai customer, tapi jadikan jemaah tamu Allah yang harus dipertanggungjawabkan, harus dilayani dengan baik,” tegasnya.
Mahmudi mengapresiasi pameran yang digelar oleh majalah nurani. Sebab semua pesertanya memiliki izin.
“Saya titip jemaah kepad travel, layani dengan baik, Dampingi dengan baik, kami dari Kemenhaj senantiasa mendukung travel,” ujarnya.
Pameran Haji dan umrah ini diikuti 30 travel yang amanah dari Surabaya, Jakarta, Sidoarjo, Gresik, Malang hingga Sleman.
Turut hadir di acara pembukaan, Ketua tim pengendalian haji dan umrah, Yusuf Effendi. (Ym)

Leave a Reply