Aysilla Naila Sari, siswi berusia 15 tahun dari MTSN 1 Kota Malang, resmi menjadi Jemaah Calon Haji (JCH) termuda dalam kelompok terbang (kloter) 16 asal Kota Malang tahun ini. Remaja yang akrab disapa Ais ini berangkat ke Tanah Suci didampingi oleh kakak kandung dan kakak iparnya.
Ais mengungkapkan bahwa keberangkatannya ini merupakan buah penantian panjang. Orang tuanya telah mendaftarkan Ais ke sistem haji nasional sejak tahun 2012, saat ia masih berusia satu tahun dan berada di kereta dorong bayi (stroller).
Meski akan menyandang status hajah di usia sangat muda, Ais mengaku enggan dipanggil dengan gelar tersebut. “Enggak usah dipanggil (hajah), biasa nama biasa saja,” ujarnya sebelum keberangkatan, Senin (27/4).
Sebagai perwakilan Gen Z, Ais telah menyiapkan persiapan fisik sekaligus jadwal perjalanan (itinerary) khusus selama di Arab Saudi. Selain fokus beribadah, ia berencana mengeksplorasi sisi modern Arab Saudi. “Mungkin nyari jajan sama coba kafe-kafe yang lagi viral di sana,” lanjutnya.
Keberangkatan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Ais karena bertepatan dengan jadwal ujian kelulusan kelas IX. Ia mengaku harus pintar membagi waktu antara persiapan ibadah dan belajar.
“Sebelum berangkat sebenarnya sudah ujian, terus besok Senin ada ujian lagi. Nanti (ujiannya) dilanjut di Madinah. Sudah saya siapkan selama satu bulan dan Alhamdulillah dapat bimbingan dari sekolah,” pungkas Ais. Bg

Leave a Reply